Makanan Diabetes
Ada banyak kesalahan pemahaman secara umum mengenai makanan diabetes. Karena diabetes melitus di ukur dari tingginya kadar gula di dalam darah, di mana diabetes adalah kelebihan kadar gula dalam darah, maka persepsi secara umum makanan diabetes di anggap hanyalah makanan yang tidak mengandung gula saja, apakah itu gula pasir, madu, dan makan-makanan manis lainnya. Sehingga penderita diabetes akhirnya hanya fokus untuk menghindari makanan dan minuman yang manis-manis saja.
Padahal ada banyak makanan yang secara langsung tidak mengandung gula namun setelah di konsumsi dan di cerna oleh sistem metabolisme tubuh akan menghasilkan gula seperti karbohidrat. Selain itu juga makanan yang mengandung lemak juga sangat berpengaruh pada terjadinya diabetes, bila tubuh kita kelebihan lemak, maka insulin yang bertugas mengubah gula dalam darah menjadi energi di serap oleh lemak tubuh,akibatnya insulin menjadi tidak cukup. Oleh karena itu seringkali kita menemui terjadinya diabetes pada orang yang obesitas. Karena kebutuhan insulin yang tinggi akibat kelebihan lemak, pankreas menjadi bekerja ekstra keras untuk memproduksi insulin, bila ini berlangsung dalam waktu lama maka akan mengakibatkan kerusakan Sel Beta dalam pankreas sehingga terjadilah diabetes.
Jadi dalam hal makanan diabetes ada 3 hal yang harus di perhatikan Pertama makanan yang secara langsung mengandung gula yang kedua makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan yang ke ketiga adalah makan yang mengandung lemak.
Ada banyak banyak kasus diabetes dapat dicegah dan di kendalikan dengan perubahan gaya hidup terutama pola makan yakni makanan diabetes. Dengan megetahui makanan diabetes maka anda masih bisa menikmati makanan favorit anda dan mengambil kesenangan dari makanan anda.
Mengendalikan diabetes
Apakah anda baru saja didiagnosis dengan diabetes atau pradiabetes? atau dokter telah memperingatkan anda bahwa anda berisiko tinggi diabetes? Hal ini mungkin dapat menakutkan untuk di dengar namun bila hal ini benar-benar terjadi, maka anda tidak perlu terlalu resah.
Berikut adalah skenario yang mungkin sering terdengar dari nasehat dokter : Anda harus menurunkan berat badan dan mengubah kebiasaan makan anda, tetapi mungkina anda akan merasa sudah putus asa. Karena tealah mencoba diet di masa lalu tanpa ada hasil yang nyata. Kemudian menghitung kalori, mengukur ukuran porsi makan, dan mengikuti grafik makanan terasa ribet.
Apakah anda masih berminat mencegah atau mengendalikan diabetes ?
Ada kabar baik, anda dapat membuat perbedaan besar dengan perubahan kecil terhadap gaya hidup anda. Yang paling penting yang dapat anda lakukan untuk kesehatan anda adalah untuk menurunkan berat badan dan anda tidak harus menurunkannya secara drastis 15 kg atau 20 kg, Para ahli mengatakan bahwa dengan turun hanya 5% sampai 10% dari berat badan total dapat membantu anda menurunkan kadar gula darah anda secara signifikan bahkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Jadi belum terlambat untuk membuat perubahan positif, bahkan jika anda sudah terserang diabetes. Intinya adalah bahwa anda memiliki kontrol atas kesehatan anda dari yang anda pikirkan.
Menurunkan berat badan dengan perubahan kecil yang di maksud adalah dengan melakukan perubahan pola makan dengan pilihan menu makanan diabetes yakni Pilihlah makanan berserat tinggi karena akan melambatkan proses metabolisme terhadap karbohidrat.
Karbohidrat memiliki dampak besar pada gula darah anda, lebih berdampak daripada lemak dan protein, tetapi anda tidak perlu menghindarinya, anda hanya perlu menjadi pintar untuk mengetahui apa jenis karbohidrat yang anda makan.
Secara umum, yang terbaik adalah membatasi karbohidrat seperti Nasi putih, pasta, roti, soda, permen, dan makanan ringan yang manis manis . serta fokus hanya pada makana yang tinggi serat dengan makanan tinggi serat akan berfungsi sebagai slow release karbohidrat ( memperlambat proses metabolisme karbohidrat) . Lambat-rilis karbohidrat membantu menjaga kadar gula darah bahkan karena dicerna lebih lambat, sehingga mencegah tubuh dari memproduksi insulin terlalu banyak. Mereka juga memberikan energi yang langgeng dan membantu Anda tetap kenyang lebih lama.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan serat tinggi dan berguna sangat cocok sebagai makanan diabetes. Daun selada. Daun selada mengadnung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Daun ini juga mengandung vitamin A, kalium, dan kalsium. Fungsinya, daun selada dapat membantu memperbaiki organ dalam, mencegah panas dalam, melancarkan metabolisme, mencegah kulit kering, dan mengobati insomnia (sulit tidur).
- Bayam. Bayam adalah sayuran berserat tinggi dengan kadar 2,8 gram per 100 gram bahan. Bayam juga mengandung provitamin A, vitamin C, zat besi, dan magnesium. Bayam bermanfaat untuk mencegah anemia, menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan resiki serangan kanker, dan menurunkan berat badan.
- Labu kuning. Labu kuning memiliki kandungan serat yang cukup tinggi yakni 2,4 gram per 100 gram bahan. Zat gizi lain yang terdapat pada labu kuning adalah vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan betakaroten. Labu kuning bermanfaat untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mencegah kanker usus.
- Mentimun Kecil. Serat dalam mentimun kecil, berkisar 0,5 gram per 100 gram bahan. Vitamin dan mineral yang ada dalam mentimun kecil diantaranya Vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Mentimun kecil biasa dimanfaatkan untuk menghilangkan panas dalam, melancarkan sistem pencernaan, menghaluskan kulit, serta dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
- Pare. Pare mengandung serat sebanyak 0,8 gram per 100 gram bahan. Pare mengandung karatin, asam amino, vitamin C, dan kalsium. Pare biasa dimanfaatkan untuk menyejukkan tubuh pada saat cuaca pansa, mengatasi penyakit stroke, mengatasi diabetes melitus, sariawan, memperlancar ASI, dan mencegah sembelit.
- Seledri. Seledri bermanfaat untuk memperlambat proses penuaan, menurunkan tekanan darah, menetralkan asam tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol darah.seledri mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, dan kalium. Seledri mengandung serat dengan kadar 1,5 gram per 100 gram.
- Akar ubi jalar. Serat yang ada dalam akar ubi jalar sekitar 0,8 gram per 100 gram bahan. Akar ubi jalar juga mengandung vitamin E dan protein. Akar ubi jalar dimanfaatkan untuk membantu pertumbuhan dan memperlambat penuaan.
- Kubis atau kol. Kubis mengandung serat sekitar 0,9 gram per 100 gram bahan. Vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, kalium, fosfor, dan yodium terdapat pada sayuran yang satu ini. Kubis berkhasiat untuk mencegah penyakit kulit, menghambat pertumbuhan tumor, menurunkan kolesterol darah, serta mencegah kanker usus dan lambung.
- Wortel. Kandungan serat dalam wortel tergolong tinggi yakni 4 gram per 100 gram bahan. Wortel juga mengandung vitamin A, B, dan C, betakaroten, serta mineral kalium, magnesium, dan fosfor. Wortel bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker, menurunkan kolesterol darah, menjaga kesehatan mata, memperlancar saluran pencernaan, dan menjaga kesehatan hati.
- Sawi hijau. Kandungan serat dalam sawi hijau sekitar 1,8 gram per 100 gram bahan. Selain serat, sawi hijau juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, fosfor, dan zat besi. Sawi hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, membantu kesehatan pencernaan, serta mencegah dan mengobati penyaki




